Masalah PPN atas barang modal

Perlakuan pajak atas barang investasi berbeda dalam peraturan PPN dan dalam peraturan Pajak Penghasilan Pribadi. Barang investasi dipahami sebagai salah satu yang nilainya (mengambil basis kena pajak seperti itu, tanpa PPN) lebih besar dari atau sama dengan 3.005,06 euro dan yang akan digunakan sebagai instrumen kerja dalam jangka waktu tidak kurang dari satu tahun. Pengurangan biaya properti dalam Pajak Penghasilan Pribadi dibuat sebanding dengan masa manfaatnya melalui amortisasi. Namun, mengenai PPN, orang yang dikenakan pajak dapat mengurangi jumlah yang dibayarkan pada akuisisi secara langsung dan segera untuk tahun keuangan yang sesuai.

Namun, ada keadaan tertentu yang dapat mengubah pengurangan PPN atas barang dengan cara regularisasi yang dapat mengurangi pengurangan yang dibuat.

Undang-Undang PPN menetapkan bahwa hanya jumlah input pajak yang akan dikurangkan sejauh barang yang diperoleh digunakan untuk kinerja operasi yang menghasilkan hak untuk pengurangan. Kita bisa melihat ini dengan sebuah contoh. Seorang agen komersial memperoleh kendaraan yang mempengaruhi aktivitasnya dan mengurangi 100% dari biaya yang ditanggung. Setelah satu tahun, ia menarik diri dari aktivitasnya di akunnya sendiri dan menggunakan kendaraan untuk penggunaan pribadinya. Ini mengandaikan bahwa orang yang kena pajak telah mendapat manfaat dari pengurangan yang tidak sebanding dengan penggunaan barang yang dibuat dalam kegiatan ekonomi.

Jika kendaraan dijual dengan PPN tidak akan ada masalah, karena netralitas pajak akan dijamin. Tetapi berbeda jika dimaksudkan untuk penggunaan pribadi atau jika ditransmisikan tanpa meneruskan pajak. Dalam kasus seperti itu, regularisasi harus diterapkan. Penyesuaian terdiri dari membatasi pengurangan PPN masukan atas perolehan barang investasi selama lima tahun kalender sejak awal penggunaannya. Jika barang ditransfer sebelum akhir periode waktu ini, penyesuaian harus dilakukan dalam PPN sebanding dengan periode waktu yang masih belum berakhir. PPN input akan dikurangkan tergantung pada apakah transfer yang dilakukan dikenakan pajak tersebut atau tidak.

Dalam kasus ketidakpuasan, yaitu, bagian dari barang yang digunakan dalam kegiatan ekonomi untuk penggunaan pribadi, jika 5 tahun belum berlalu sejak akuisisi dan jika kita telah mengurangi PPN secara keseluruhan, kita harus mengotorisasi bagian proporsional dari pajak yang sesuai dengan periode regularisasi yang belum berlalu dan memasukkannya di Departemen Keuangan.

Jika barang modal secara definitif hilang atau dianggap tidak berguna, karena alasan yang dibenarkan di luar kendali orang yang kena pajak, tidak ada kewajiban untuk menyesuaikan pengurangan yang dibuat untuk properti itu selama tahun-tahun setelah keadaan tersebut terjadi.

Regularisasi bertujuan untuk menghindari penipuan yang terlibat dalam memperoleh barang dan mempengaruhi aktivitas, sehingga mengurangi PPN, dan kemudian menggunakannya dalam kehidupan pribadi, seperti yang akan terjadi pada contoh di atas.

Di UKM dan wiraswasta | Menjadi otonom selangkah demi selangkah: barang investasiImage | MANovillo

Related posts