Proyek Investasi | ZonaEconomica

Apa itu proyek investasi?

Proyek investasi adalah proposal investasi, yaitu proposal biaya aset likuid yang bertujuan untuk menghasilkan manfaat ekonomi di masa depan.

Proyek investasi mencakup deskripsi rinci tentang perkiraan pengeluaran dan pendapatan di masa depan. Biasanya, proyek investasi juga mencakup berbagai ukuran pengembalian investasi, seperti Nilai Sekarang Bersih atau Tingkat Pengembalian Internal.

Proyek investasi biasanya mencakup perkiraan arus kas, yang menunjukkan perkiraan pendapatan dan arus keluar dana di masa depan. Misalnya:

Investasi Awal: $ 1.125.000
Arus Kas Masa Depan:
Tahun 1: $200.0000
Tahun 2: $250.0000
Tahun 3: $300.0000
Tahun 4: $400.0000

Setiap investasi menyiratkan perubahan dalam realitas masa depan. Dari sudut pandang ekonomi, investasi biasanya berusaha untuk memenuhi kebutuhan. Jenis Investasi

Proyek investasi dapat ditujukan untuk berbagai jenis investasi:

Mengembangkan produk atau layanan baru.
– Memperluas ke pasar baru.
Ganti aset yang ada, seperti mesin, kantor, furnitur atau real estat. Investasi Publik vs Swasta

Investasi publik dilakukan oleh negara atau oleh kontraktor negara. Misalnya, pembangunan jembatan, rumah sakit, sekolah atau pelabuhan.

Investasi swasta dilakukan oleh masing-masing perusahaan atau individu.

Investasi publik biasanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk, sementara investasi swasta biasanya bertujuan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi, tetapi mungkin juga mencakup tujuan lain, seperti tanggung jawab sosial Contoh Proyek Investasi.

– Pembangunan jalan baru yang memungkinkan perjalanan lebih cepat dan lebih aman, dan mengurangi biaya transportasi.

Pengembangan perangkat lunak komputer, dengan tujuan menjualnya dan memperoleh keuntungan.

– Ganti armada truk perusahaan

– Membangun gedung perkantoranFinancing

Investasi dapat dibiayai dengan dana sendiri, atau melalui pembiayaan eksternal. Pendanaan eksternal berarti bahwa dana tersebut berasal dari pihak ketiga di luar perusahaan. Pembiayaan eksternal dapat dilakukan melalui pinjaman, penerbitan obligasi, penerbitan saham, pembiayaan negara atau kombinasi dari bentuk-bentuk ini.

Ketika memperoleh pembiayaan eksternal, baik melalui bank atau pemerintah, laporan rinci dari proyek investasi biasanya diminta yang mencakup beberapa aspek yang disebutkan (arus kas, risiko, dll.). Evaluasi Proyek Investasi

Evaluasi proyek investasi adalah proses yang berusaha menjawab pertanyaan seperti:

– Apakah proyek ini menguntungkan?
– Apakah ada proyek yang lebih menguntungkan?
– Apa risikonya?

Evaluasi proyek investasi bertujuan untuk menentukan kenyamanan atau tidak melakukan investasi. Ketika ada berbagai alternatif investasi yang mungkin, evaluasi proyek investasi berusaha untuk menentukan mana investasi yang paling nyaman.

NPV atau Net Present Value adalah salah satu kriteria yang paling banyak digunakan. Ini didefinisikan sebagai jumlah diskonto dari arus kas proyek.

IRR atau Internal Rate of Return adalah kriteria lain yang banyak digunakan untuk mengevaluasi proyek investasi. IRR adalah tingkat diskonto yang membuat Nilai Sekarang Bersih sama dengan nol.

Kriteria lain yang banyak digunakan adalah Return on Investment atau ROI (Return on Investment). Laba atas investasi hanyalah keuntungan yang Anda dapatkan dari investasi. Ini dihitung dengan mengurangi dari pengembalian jumlah yang diinvestasikan. Kriteria ini tidak memperhitungkan faktor waktu, sehingga dianggap tidak tepat dari sudut pandang ekonomi, meskipun banyak digunakan untuk kemudahan penerapannya terhadap proyek investasi. Ringkasan

Proyek investasi adalah proposal pengeluaran masa depan yang bertujuan untuk mendapatkan manfaat ekonomi. Mereka menginvestasikan berbagai jenis investasi: swasta vs publik, berisiko rendah vs berisiko tinggi, untuk menghasilkan pasar baru, produk baru, atau mengganti aset.

Evaluasi proyek investasi adalah kegiatan penting, karena memungkinkan Anda untuk memilih proyek yang paling menguntungkan atau yang akan memberikan manfaat paling banyak dari sudut pandang sosial. Kriteria evaluasi yang paling umum digunakan untuk proyek investasi adalah IRR dan NPV.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.